Berbagai macam Investasi Syariah: Deposito, Pasar Saham, dan Obligasi 2016

Posted by

Macam-macam tipe investasi syariah yg butuh diketahui bagi kamu yg mau berinvestasi namun terus memegang prinsip syariah. Diantaranya :

Deposito Syariah

Investasi syariah yg mula-mula merupakan deposito syariah. Terhadap deposito syariah, prinsip yg dipegang merupakan kesepakatan antara pemilik dana & mudharib atau pengelola dana.

Kesepakatan ini pasti saja ditetapkan di awal. Seluruhnya mesti jelas dari awal. Tak ada yg ditutup-tutupi ataupun yg bisa diubah oleh salah satu pihak saja. Pemilik dana & mudharib memastikan & menyepakati kapasitas masing-masing.

Seluruh hak & keajiban masing-masing pihak mesti dijelaskan & disepakati dalam bentuk akad. Maksud dari kontrak atau kesepakatan mesti diperinci & diperjelas baik dengan cara tersurat ataupun tersirat. Tidak Hanya tujuan, tawaran & penerimaan serta mesti jelas baik dengan cara tersurat ataupun tersirat.

Dan yg paling mutlak yaitu disetujui oleh ke-2 pihak. Wujud kesepakatan ini mampu dituangkan dalam wujud proposal tercatat ataupun dokumen terdaftar yg langsung ditandatangani oleh ke-2 belah pihak.


Pasar Modal Syariah

Macam investasi syariah terkecuali deposito yaitu pasar aset syariah. Tuntutan akan sistem syariah pun merambah aktivitas pasar modal.

Terbukti dgn semakin berkembangnya product pasar modal syariah, menurut DSN (Dewan Syariah Nasional) pasar modal syariah mengizinkan berjalan apabila saham yg diperjual belikan yaitu saham dari perusahaan yg mempunyai kriteria syariah. diluar itu saham tersebut serta tak boleh memilik hak-hak keistimewaan.

Pada dasarnya, saham syariah mesti memenuhi sekian banyak prinsip. Prinsip tersebut diantaranya tawaran harus bersifat musyarakah apabila dilakukan dengan cara terbatas, dan bersifat mudharabah bila ditawarkan umum pada publik.

Selain itu tak boleh ada perbedaan antara jenis saham yg satu dgn saham lainnya. Seluruh pihak yg mempunyai saham mesti menanggung dampak yg sama.

Aspek yg mutlak yg pun tak boleh dilewatkan yakni prinsip bagi hasil baik laba ataupun ruginya mesti berpegang kepada prinsip syariah. diluar itu proses pencairan saham syariah hanya sanggup ditempuh dgn jalan likuidasi.

Obligasi Syariah

Jenis investasi syariah tidak hanya deposito & pasar modal yaitu obligasi syariah. Terhadap thn 2002 MUI mengeluarkan fatwa berkaitan obligasi syariah adalah fatwa No 32/DSN-MUI/IX/2002 & No 33/DSN-MUI/IX/2002.

Fatwa ini memaparkan berkaitan obligasi syariah & obligasi syariah mudharabah. Pada intinya, obligasi syariah merupakan surat bernilai jangka panjang yg memenuhi prinsip syariah & dikeluarkan oleh emiten atau perusahaan publik pada pemegang obligasi.

Emiten berkewajiban membayar bagi hasil yang merupakan pendapatan bagi pemegang obligasi syariah.

Emiten serta berkewajiban membayar kembali banyaknya dana obligasi yg diawal mulanya dibayarkan oleh pemegang obligasi syariah, pembayaran ini dilakukan terhadap waktu jatuh tempo.

Besar Nya keuntungan bagi hasil yg dibayarkan diatur dalam nisbah keuntungan yg cocok dgn kesepakatan yg nilainya diperhitungkan dengan cara keseluruhan terhadap waktu jatuh tempo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *